Tulisan ini menguraikan tentang konsep seleksi yang meliputi ; definisi, proses seleksi, tujuan, faktor faktor dan teknik seleksi

Definisi

Seleksi merupakan bagian materi dari operasional manajemen sumber daya manusia yaitu pengadaan (procurement).

Pengadaan itu sendiri terdiri dari: perencanaan, perekrutan, seleksi, penempatan, dan produksi.

Proses seleksi merupakan tahap-tahap khusus yang digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang akan diterima. Proses tersebut dimulai ketika pelamar kerja dan diakhiri dengan keputusan penerimaan (Potale, 2016:455).

Yani (2012:66) menyatakan bahwa proses seleksi adalah proses pemilihan calon tenaga kerja yang paling memenuhi syarat untuk mengisi lowongan pekerjaan.

Seleksi adalah serangkaian kegiatan yang digunakan untuk memutuskan apakah pelamar diterima atau tidak. Langkah langkah ini mencakup kebutuhan kebutuhan kerja pelamar dan organisasi.

Seleksi adalah serangkaian proses kegiatan yang digunakan untuk memutuskan apakah pelamar diterima atau tidak. Proses seleksi dimulai setelah kumpulan para pelamar yang memenuhi syarat yang didapatkan melalui rekrutmen. Proses ini melibatkan serangkaian tahap yang menambah kompleksitas dan waktu sebelum waktu pengadaan personalia diambil.

Bila seleksi dilaksanakan dengan tidak tepat, upaya upaya sebelumnya yang dilakukan akan sia sia. Seleksi adalah kunci sukses manajemen personalia, dan bahkan sukses organisasi (Handoko, 2010:85).

Menurut Ike (2008) dalam Hartono (2019:92) menyatakan bahwa seleksi merupakan proses dua arah dimana organisasi menawarkan posisi kerja dengan kompensasi yang layak, sedangkan calon pelamar mngevaluasi organisasi dan daya tarik posisi serta imbalan yang ditawarkan oleh organisasi.

Tujuan Proses Seleksi

Tujuan proses seleksi adalah untuk mendapatkan “The Right Man In The Right Place”. Didalam proses seleksi perusahaan harus mendapatkan tenaga kerja yang tepat di dalam posisi yang tepat pula.

Perusahaan harus menetapkan faktor – faktor yang perlu diseleksi, serta menentukan proses seleksi yang dapat dilaksanakan secara maksimal.

Fungsi seleksi dan penempatan sangat ditentukan oleh beberapa syarat penting

Fungsi seleksi dan penempatan sangat ditentukan oleh beberapa syarat penting. Syarat – syarat tersebut adalah :

  1. Informasi analisis jabatan, yang memberikan diskripsi jabatan, spesifikasi jabatan dan standar – standar prestasi yang disyaratkan setiap jabatan.
  2. Rencana – rencana sumber daya manusia, yang memberikan informasi kepada manajer tentang tersedia / tidaknya lowongan pekerjaan dalam organisasi.
  3. Keberhasilan fungsi rekrutmen, yang akan menjamin manajer bahwa tersedia sekelompok orang yang akan dipilih
Faktor Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Proses Penyeleksian

Faktor faktor yang harus diperhatikan dalam proses seleksi, sebagai berikut:

  1. Umur atau usia seseorang sangat mempengaruhi disiplin, tanggung jawab, pengalaman, kondisi fisik, kesetiaan. Pada karyawan yang masih muda, pada umumnya mereka kurang disiplin, tanggung jawab, pengalaman, dan kesetiaan, akan tetapi mereka memiliki kondisi fisik yang bagus. Sedangkan karyawan yang sudah agak tua memiliki disiplin, tanggung jawab, pengalaman dan kesetiaan yang lebih besar, tetapi kondisi fisik yang sudah mulai menurun.
  2. Jenis kelamin mempengaruhi tugas-tugas yang dibebankan pada seorang karyawan, karyawan wanita diberi tugas yang kurang mengandalkan kemampuan fisik, bila dibandingkan dengan karyawan laki-laki. Ada tugas – tugas tertentu yang hasilnya akan lebih baik jika dikerjakan oleh karyawan wanita jika dibandingkan dengan hasih pekerjaan karyawan laki – laki dan sebaliknya.
  3. Kesehatan dibagi menjadi dua bagian yaitu : kesehatan dalam arti umum artinya seorang karyawan tidak mempunyai penyakit yang berbahaya dan dapat menular pada karyawan lain. Sedangkan kesehatan dalam arti khusus artinya seorang karyawan dapat menurun produktivitas kerjanya karena kesehatan dalam arti khususnya terganggu, misalnya : seorang pilot harus tidak berkacamata.
  4. Tubuh meliputi tinggi badan, berat badan, roman muka, bau badan, potongan rambut, cara berjalan dan lain sebagainya. Hal-ha1 tersebut diatas sangat berpengaruh dalam produktifitas karyawan, dan harus diseleksi dengan ketat, misalnya seorang karyawan hotel harus tidak punya bau badan, potongan rambut harus rapi, gaya tubuh harus professional.
Proses Seleksi

Hasibuan (2008) dalam Jaya, dkk (2018:168-169) dasar penarikan calon karyawan harus ditetapkan lebih dahulu supaya para pelamar yang akan memasukkan lamarannya sesuai dengan pekerjaan atau jabatan yang diminatinya.

Dasar penarikan harus berpedoman pada spesifikasi pekerjaan yang telah ditentukan untuk menduduki jabatan tersebut. Job Specification harus diuraikan secara terperinci dan jelas agar para
Pelamar mengetahui kualifikasi yang dituntut oleh lowongan kerja tersebut.

Jika spesifikasi pekerjaan dijadikan dasar dan pedoman penarikan, maka karyawan yang diterima akan sesuai dengan uraian pekerjaan dari jabatan yang diperlukan oleh perusahaan.

Seleksi merupakan bagian dari operasional manajemen sumber daya manusia yaitu pengadaan (procurement), sedangkan pengadaan itu sendiri terdiri dari: perencanaan, perekrutan, seleksi, penempatan, dan produksi.

Proses seleksi merupakan tahap-tahap khusus yang digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang mampu dan akan diterima sebagai pegawai. Proses tersebut dimulai ketika pelamar kerja dan diakhiri dengan keputusan penerimaan. Proses seleksi merupakan pengambilan keputusan bagi calon pelamar untuk diterima atau tidak.

Teknik Seleksi

Seleksi merupakan bagian dari operasional manajemen sumber daya manusia yaitu pengadaan (procurement), sedangkan pengadaan itu sendiri terdiri dari: perencanaan, perekrutan, seleksi, penempatan, dan produksi. Proses seleksi merupakan tahap-tahap khusus yang digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang mampu dan akan diterima sebagai pegawai.

Proses tersebut dimulai ketika pelamar kerja dan diakhiri dengan keputusan penerimaan. Proses seleksi merupakan pengambilan keputusan bagi calon pelamar untuk diterima atau tidak (Jaya, dkk, 2018:168).

Teknik seleksi

Adapun beberapa teknik seleksi antara lain :
1. Interview
2. Tes psikologi
3. Tes mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan
4. Pusat pelatihan
5. Biodata
6. Referensi
7. Grafologi (ilmu yang berkenaan dengan tulisan tangan)
(Potale, 2016:455).

Daftar Pustaka
  1. Handoko, T. Hani, 2008. Manajemen Personalia Sumber Daya Manusia, Edisi Kedua. Yogyakarta : BPFE
  2. Jaya Kadek Maita, Ni Nyoman Ari Novarini dan I Wayan Suarjana. 2018. Pengaruh Proses Rekrutmen dan Seleksi Terhadap Kinerja Karyawan Hotel Biyukukung Suites & Spa Ubud. Jurnal : Jurnal Ekonomi. Vol.13, No.2. 31 Agustus 2018 ISSN 1978-6069
  3. Potale, Billy Renaldo, Viktor Lengkong, Silcyljeova Moniharapon. 2016. Pengaruh Proses Rekrutmen Dan Seleksi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Bank Sulutgo. Jurnal : Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 16 No. 04 Tahun 2016
  4. Yani M. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Mitra Cahaya Media, Yogyakarta

Samsul Arifin

Menyukai riset, statistik dan metodologi penelitian ilmiah Konsultan akademis untuk penelitian ilmiah (pendidikan,ekonomi,kesehatan dll) Aktif di PC Lakpesdam NU Kab. Mojokerto Biro penelitian, advokasi dan pemberdayaan SDM WA : 081939824558